BAUBAU-SULAWESI TENGGARA--Lurah Lamangga mengeluarkan statemen melecehkan salah satu media lokal milik Jawa Pos Group dalam akun jejaring sosial face book (fb) miliknya, Jumat malam (8/10). Sedikitnya terdapat 46 komentar pada akun fb bernama "Ahamad Saja" itu.
Bahkan pada salah satu komentarnya menyebut pimred salah satu media yang dilecehkannya itu goblok. Status keras itu mendapat berbagai tanggapan dari sejumlah teman FB-nya.
Status tersebut dimulai dengan kata melecehkan yang berbunyi "contoh media tidak mendidik, goblok, amatiran dan sangat tidak profesional". Masih ada lagi, bunyinya seperti ini "Tadi saya ketemu wartawannya, goblok pimrednya, wartawan gitu kok dipelihara".
Salah satu teman diskusinya, Atika Zain (nama akun fb, red) mengingatkan Ahmad untuk tidak melanjutkan komentar itu. Malah Atika menganjurkan untuk menghapus status penghinaan itu dari beranda atau dinding fb-nya, namun dia tidak menggubris dan siap dituntut secara hukum jika media yang disebut-sebutnya goblok itu menuntut padanya.
Teman fb lainnya yang terlibat diskusi dalam status itu, Ira Muhsin, meminta Lurah Lamangga untuk menanggapi konten berita yang dirilis salah satu media yang menurutnya tidak beretika itu secara cerdas (bijaksana, red). "Otot ketemu otot malah tidak ada penyelesaian," tulis Ira.
Ahmad juga menuding oknum yang menjadi salah satu sumber berita media yang disebutnya goblok itu sebagai orang yang dicurigai dalam kasus terbunuhnya Azan Syah Daud.(***)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar