KETGAM: Ibu korban dan beberapa saudaranya sedang sedih
BAUBAU-SULTRA-RENDRAHOTSPOT.BLOGGER.COM - Jumadin (18) warga Kelurahan Labalawa, Kecamatan Murhum ditemukan tergantung dengan leher terlilit seutas tali yang diikatkan pada sebuah gelagar rumahnya, Jumat petang (07/10) pukul 18.00 Wita. Saat ditemukan oleh Yanti saudara sepupunya, pria tanggung dengan nama panggilan La patu ini, sudah tak bernyawa.
Aparat Polsek Wolio dipimpin Kanit Reskrim, Ipda Abdul Halim Kaonga tiba di TKP setelah mandapat laporan dari Ketua RT. Ketika itu La Patu sudah terlepas dari tali ikatannya dan dibaringkan di lantai.
Mengetahui La Patu gantung diri setelah dipanggil untuk menyalakan lampu tembok tidak menyahut. Yanti segera mengintip dan mendobrak pintu kamar yang terbuat dari tripleks lalu memotong seutas tali menggunakan parang.
"Setelah tali saya potong pakai parang, saya cepat panggil mamaknya dan neneknya," jelas Yanti beberapa saat setelah sadar dari pingsannya. Saat itu juga dilakukan visum di tempat kejadian perkara (TKP) oleh salah seorang mantri setempat.
Tak satupun dari keluarga dan teman-temannya mengetahui persoalan yang sedang dialami La Patu. Namun sehari-hari La Patu bekerja sebagai buruh bangunan dan tukang ojek dan menjadi tulang punggung keluarga. Saat ini dia sedang bekerja pada bangunan rumah di sekitaran pasar ayam sentral lama.
Amatan media ini, terdapat sedikit darah mengalir dari mulutnya, terlipat dan tergigit. Berselang satu jam, Wakapolres Baubau, Kasat Reskrim, dan Kapolsek Wolio tiba di TKP. Rencananya mayat korban akan dikebumikan hari ini di Kelurahan Labalawa.(dna)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar