Total Tayangan Halaman

Senin, 11 Oktober 2010

Lurah Lamangga Akui Serang Kendari Ekspress Melalui FB


BAUBAU-Lurah Lamangga, Ahmad M mengakui kalau dirinya menulis status kasar yang ditujukan kepada Kendari Ekspress media lokal milik Jawa Pos Group. Hal itu menurut dia, dilakukan atas kekesalannya pada media itu yang tidak mau merubah dan meminta maaf telah mengeluarkan judul "Pesta Miras, Alumni IPDN Tewas Mengenaskan".
Kata Ahmad, judul yang melibatkan nama IPDN tidak sesuai dengan esensi berita yang ingin disampaikan. Justru dia melihat itu sebagai sebuah pelecehan kepada institusi lain. "Beritanya kan soal kematian Azan, tapi kok nama IPDN dibawa-bawa," katanya kesal.
Pada dua kondisi itu, Ahmad melihat Kendari Ekspres dan dirinya harus sama-sama minta maaf karena sama-sama sakit menerima kalimat yang kurang enak dan terlanjur dipublikasikan. Dia mengingatkan dalam kasus tersebut dia melelaskan diri jabatannya sebagai lurah. "Nama akun saya Ahmad Saja, saya tidak pernah menyebut status saya lurah dalam diskusi di fb itu," katanya.
Meski demikian dia masih sangat kooperatif jika dia dan Kendari Ekspress bisa menyelesaikan masalah itu secara kekeluargaan. Kata dia, status keras pada akun fb miliknya sebagai ungkapan kekecewaannya. Makanya kini dia telah menghapus akun tersebut. "Saya sudah hapus akun tersebut, karena itu hanya sebuah ungkapan kekesalan saja," katanya.
Akun tersebut berbunyi "Koran Kendari Express contoh media tidak mendidik, goblok amatiran sangat tidak profesional".(***)

1 komentar:

  1. Mari bersama-sama kita saling memaafkan, dan jadikan hal yg telah terjadi menjadi pelajaran berharga dalam bertindak dimasa-masa yang akan datang agar tidak terulang lagi.

    BalasHapus